Timlo Solo Cemara Tunggal Solo

Setelah naik kereta api, Bandung Solo, yg melelahkan. Tiba di solo sore hari. Dan karena udah laper. Walopun dapat lunch box, teuteup lah masih kerasa lapar. Jadi segera kita mencari Timlo. Dan oleh pak supir kita diantar ke Timlo Solo Cemara Tunggal. Dan segera memesan timlo solo. Sebenarnya timlo solo yg terkenal bukan yg ini. Tapi review di beberapa tulisan di google, mengatakan kalo timbol yg terkenal itu kalo sudah sore tempatnya menjadi jorok. Pak supir juga mengatakan demikian. Sehingga saya memilih resto ini, yg dilewatin dari stasion kereta. Dan memang tempatnya bersih. Jadi nyaman untuk melepas kepenatan setelah perjalanan kereta api

Biasanya timlo disajikan untuk sarapan. Tapi sekarang banyak yg menjual di sore hari. Rasa timlo solo, seperti sup tapi seperti soto juga. Nah bingung khan…jd sebenernya rasa timlo solo merupakan perpaduan sup dan soto. Kuahnya bening seperti sop. Isi timlo solo adalah ayam, bisa juga milih, hati ampela, brutu. Saya memesan yg ati ampela. Selain suwiran ayam, ada juga sosis solo, yg sebenarnya semacam telor dadar yg digulung. Rasanya menyegarkan. Dan saya juga pertama kali melihat minuman botol, sarsaparilla, dengan botol yg unik.
image

image

Advertisements

One thought on “Timlo Solo Cemara Tunggal Solo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s