AEON mall Ho Chi Minh

image

Akhirnya saya dapat juga mampir ke AEON Mall tapi bukan di BSD tapi di Ho Chi Minh :):)
Ceritanya saat sedang di Ho Chi Minh dan ada waktu lowong. Maka di suatu pagi setelah habis breakfast di hotel kita pun rame-rame menuju ke museum mengantar anak salah satu teman. Saya sendiri sudah tiga kali ke museum itu cerita tentang museum itu akan saya posting tersendiri . Akhirnya setelah selesai memutari museum karena museum tutup jam 12-an kamipun berempat keluar dari museum mencari taksi menuju ke AEON Mall. Dengan berbekal paduan Google Map untuk mencari arah dan supaya tidak ditipu oleh supir taxi karena cerita dari salah satu teman kemarin, pafa saat  mereka pulang dari Saigon Square  dibawa putar-putar oleh supir taksi dan disuruh membayar sekitar 700.000 dong atau rp 700.000. Jadi rada ngeri juga. Karrbanyya setiap beperhian selslu mengyunakan taksi vinasun. Saya pun menyodorkan handphone yang sudah ada screenshoot AEON mall ,  supir taksinya ngangguk-ngangguk. Hmmmmm artinya bang supir ngerti,  kami berempat masuk ke dalam taksi.  Dari museum menuju ke AEON Mall itu ternyata sekitar 1 jam perjalanan Dan biaya taksi dari museum ke AEON Mall sekitar Rp120.000. lumayan mahal ya. Ternyata AEON Mall juga terletak hampir diluar kota. Ho chi minh dibagi atas beberapa distri. Dan AEON mall ini sudah tidak mrnggunakan fistrik, asunsi saya kareba maduk ke Ho Chi Minh coret. Qiqiqi jadi udah di luar kota. Kata supir taksi AEON sudah dekat dengan bandara. Perjalanan menuju ke AEON ini membuat kita menjadi lebih tahu, lebih mengenal jalan-jalan di Ho Chi Minh yang sempit padat dan macet . AEON Mall nya sendiri terletak di dalam Departemen Store dan tentu jika dibandingkan Departemen Store di Indonesia atau di Jakarta , tentu kalah besar. Department Store nya tidak terlalu besar dan sepi . Kita pun langsung menuju ke AEON mall yang sepi juga . Saya pun masuk ke dalam supermarket nya dan …no thing special, ternyata sama dengan supermarket yang biasa kita kunjungi. Dan seeepi pengunjung nya , bisa dihitung dengan jari pengunjung nya, lebih banyak karyawannya. Setelah mutar-mutar saya pun keluar dan seperti di AEON Mall BSD di depan ada foodcourt ya .Tapi karena masih kenyang habis makan di hotel .tidak ada diantara kita yang menuju ke food court. Keluar dari supermarket
kita pun jalan mengelilingi mall. Sepi juga nemu counter BreadTalk dan tentu counter kopi khas Vietnam Trung Ngu Yen, yang memang ada di hampir setiap sudut jalan dan disetiap mall. Nemu counter Doraemon yang ternyata menyediakan air mineral dalam botol Doraemon yang lucu pisan dan kue dorayaki …tentu kita nggak membeli karena disediakan tester dorayaki jadi testernya saja yang kita ambil. Dasar mak irit
Sebelum pulang kita mampir untuk membeli Gelato yang lumayan enak dan kita pun pulang dengan cara yang sama, nyodorin handphobe yg sudah ada screenshoot google map hotel tempat kuta nginap

image
Pintu masuk mall

image

<img title=”1452852894840.jpg” class=”alignnone size-full” alt=”image” src=”https://matrioska62.files.wordpress.com/2016/02/1452852894840.jpg” />

image

Air mineral yang dikemas dalam bentuk Doraemon

image

Kue dorayaki

Artichoke tea

Yang tersisa dari Jalan Jalan ke Ho Chi Minh

Cerita dimulai pada saat menunggu boarding mau balik Indonesia. Di Bandara Ho Chi Minh ada toko toko yg menjual souvenir dan aneka teh. Dan saya pun penasaranm walopun sempat diomelin sama yg jaga toko. Karena ndak boleh motret display teh nya. Teuteup saya foto. Dengan hasil…burem…dan dicari di hp foto display nya udah ilang 😐😐
Akhirnya biar ndak tambah diomelin saya beli lah 1 dos ..artichoke tea.
Selain supaya ndak diomelin. Juga penasaran. Karena setahu saya. Artichoke itu sayur. Lho kok di jadiin teh.
Setelah tiba Bandung. Saya mencoba menyeduh nya. Oh..ya..ini teh celup.
Setelah dicelup. Dan dicicip..nyengir deh saya.. rasanya manis…rada aneh untuk rasa teh. Tapi temen saya yang ikutan nyicip..malah suka banget..Unik katanya

image

Artichoke..yg konon enak untuk di sayur. Tapi saya belon pernah nyicip juga. Foto dari aa Google

image

image

Flower tea balls …Vietnam

Setelah cerita tentang teh dan kopi favorit. Yg bisa dibeli disupermarket di sekitar rumah saya. Kali ini saya akan berbagi cerita tentanh teh hasil berburu pada saat saya traveling. Berikut ceritanya.
Ini cerita yg tersisa setelah pulang dari Ho Chi Minh.
Salah satu teman pernah memasang pp di bb nya. Gambar gelas yg berisi teh yg beruba kembang yang mekar. Fotonya cantik sekali.
Krn penasaran saya mencoba google nya. Dan menemukan bahwa teh yg bunganya mekar disebut green tea ball flower.
Dan pada saat saya sedang menyusuri night market yg tersohor di Ho Chi Minh yaiti Ben Than Market. Saya menemukan teh ini. Dalam bentuk bulat bulat dengan dasarnya berwarna merah. Teh ini juga dapat ditemukan di supermarket. Dijual dalam plastik bening. 1 bungkus berisi sekitar 10 bulatan.
Setelah diseduh. Harus ditunggu dengan sabar. Supaya bunganya mekar. Dan setelah bunganya mekar. Akan terlihat cantik di gelas. Pakai grlas transparan pada saat menyeduh. Supaya kecantikan kembangnya terlihat. Sehingga bisa untuk pp di bbm dan update status. Hehehe..ini mau minum teh apa narsis ya..
Saya biasa menyeduh tanpa gula. Rasanya .. seperti teh dengan aroma bunga. Sukakah saya?hmmmm ndak gitu. Karena saya suka teh yang light. Bukan yang tajam aromanya…
Berikut penampakan dari teh nya..di foto sendiri..dengan kamera hp. Kalo mau lihat foto yg keren ..sila ke Aa Google

image

Sebelum diseduh, bentuknya bulet bulet

image

Ini juga sebelum diseduh

Filosofi bunga lotus,,,,,

Bunga lotus merupakan dikenal sebagai bunga yang indah, melambangkan kemurnian, ketenangan, komitmen dan optimisme masa depan dan merupakan bunga kenegaraan Vietnam
Kedekatan saya dengan lotus dimulai pada saat saya mengalami malapetaka. Ini ceritanya

Sakit pada saat di negri orang itu menderita banget. Ini gegara makan kerang. Seperti diketahui. Susah mencari makanan halal di Vietnam. Sementara saya mendapat tugas magang..disalah 1 children hospital Ho Chi Minh selama seminggu. Jelas ndak bisa masak. Breakfast cuman roti mentega dan telor.

Dan untuk lunch. Jatah di RS yg mudah2an halal. Krn kita request ayam dan sea food untuk asupan protein.
Nah…pada saat dinner yg godaan besar. Karena hanya bisa makan sea food. Teman teman dari Vietnam setiap malam mengajak hang out sambil makan sea food. Saya yg memang alergi sea food. Sudah berusaha mengelak.tapi keinginan untuk mencoba mengalahkan rasa takut. Dan sampai suatu dinner. Keluarlah menu kerang yg diatas nya ditabur keju mozarela. Yummy banget. Tapi berujung malapetaka.
image

Krn malamnya saya muntah dan diare. Esok paginya saya ijin tidak masuk. Sempat khawatir kalau harus di infus krn dehidrasi. Dan teman dari Vietnam malah ngakak ngakak sambil ngomong, saya akan membuat sejarah, sebagai pasien dewasa pertama , yg dirawat di RS tempat saya magang. Maklumim RS tempat saya magang adalah Children Hospital.
Karena takut di infus krn dehidrasi. Saya minum yang banyak. Walopun keluar lagi. Sediiih nya..krn terkapar sendirian di kamar hotel. Segala obat yg saya siapkan dari Indonesia. Sudah saya telan. Dan tidak respon. Sampai saya ingat kebiasaan kita di indonesia. Kalo diare, minum teh pekat. Segera membongkar koper yg sudah saya isi oleh oleh. Dan nemu lotus tea. Dan langsung saya seduh dan minum. Alhamdullilah..ndak lama..diare dan muntah berhenti. Esoknya saya bisa mulai magang lagi.
Buka google nemu bahwa lotus tea adalah green tea dgn aroma lotus merupakan salah satu teh khas vietnam
image
Bunga lotus yg masih kuncup, dijual didepan RS

image

Keesok harinya, sewaktu melewatinya, lotus nya sudah mekar…hore..

image

Vietnamese lotus tea (Vietnamese: trà sen,chè sen, or chè ướp sen) is a type of green tea produced in Vietnam that has been flavored with the scent of Nelumbo nucifera. It is a specialty product of the Vietnamese tea industry and is consumed as part of celebratory events or festivals. (Wikipedia)

image

Kue kering yg terbuat dari biji lotus. Cocok untuk oleh oleh

Kalo beras gosong mengingatkan saya dengan jepang, maka aroma lotus mengingatkan saya tentang Ho Chi Minh. Kota yg penuh dengan motor, mau nyebrang jalan, harus punya nyawa rangkap, tapi…semua anak berusia 5 tahun kebawah, apapun penyakitnya bebas biaya. Tidak perlu ribet mengurus BPJS. Tidak perlu bayar iuran BPJS.
Di RS saya magang, yang merupakan Child4en Hospital di Ho Chi Minh, ventilator atau alat bantu pernafasan di ICU nya ada 60, bandingkan di RS saya kerja di bandung, yg cuman punya 4 ventilator….yg kadang rusak pula.
Kembali ke lotus, di vietnam lotus diolah menjadi beraneka ragam cemilan, selain lotus tea. Ada kue kering berbahan dasar lotus, rasanya seperti peanut cookies, ada juga biji lotus, rasanya rada mirip macademia

Nyruput teh..atau nyruput sayur..

Masih cerita tentang teh. Dan nemu teh ini tempat hang out favorit setelah beres kerjaan di RS yaitu di night market Ben Than Ho chi minh
Tertarik beli karena namanya milk tea. Setelah yg jual mempersilahkan kita nyium aromanya….hmmm..bener bau milk
Setelah google ..ternyata milk tea ini varian green tea. Lengkapnya di foogle aja ya
Yg unik. Teh ini bulet bulet kecil. Sebesar kacang ijo. Setelah diseduh…sim sala bim…daun nya gede gede ..mengembang
Temen saya sampaj komen….lha ini teh atau sayur sih..
Overall ..saya suka..walopun ..aroma milknya hampir tak tercium kalo sudah di seduh..

image

Sebelum diseduh

image

Sebelum diseduh

image

Sesudah diseduh. Daunnya jadi gede gede. Ini minum teh atau minum sayur ya…:):):)

 

Daun teh udah ngembang...jd seperti sayur bayem
Daun teh udah ngembang…jd seperti sayur bayem

Mendengar suara Azan di Ho Chi Minh

Cerita ini dimulai, pd saat saya mengikuti international congress di Ho Chi Minh Vietnam. Kongres diadakan di hotel  Shangrilla dan saya menginap di hotel Saigon yg terletak tepat didepan hotel. Pada saat menjelang lunch, saya berencana kembali ke hotel tempat saya menginap. Untuk sholat duhur. Pada saat saya hendak menyebrang jalan, tetiba saya kaget..saya mendengar suara azan. Saya seperti De javu. Saya lagi dimana ini? Dan setelah saya menyadari bahwa saya sedang berada di Vietnam. Negara dengan paham komunis. Dan sejak jaman SD otak kita sudah di cuci. Setiap menjelang tgl 1 oktober, diputar film “pemberontakan G30S PKI”. Film nya udah burem saking lama dan setiap tahun diputar. Tapi semua anak seumuran saya, hanya tahu bahwa komunis adalah salah, bahaya laten, dan…TIDAK BERAGAMA..

image

Papan pengumuman tata cara masuk mesjid

Karenanya saya kaget, dinegara, yang menurut pemahaman saya adalah negara tidak beragama. Ada suara azan. Saya segera mencari sumber suara azan. Dan Alhamdullilah..saya menemukan mesjid. Yg ternyata hanya terpisah 3 gedung, dari hotel tempat kongres
image
Tampak depan bangunan mesjid

Dari google saya membaca bahwa, kaum Muslim di Vietnam jumlahnya sangat sedikit. Saudara muslim di Saigon sebagian besar tinggal di distrik VIII karena dahulu kala daerah tersebut tinggal tinggal generasi penerus Kerajaan Campa. Sampai saat ini sisa sisa Kerajaan Campa masih dapat ditemukan di Vietnam bagian tengah dan selatan